Tepat pada tanggal 12 Mei 2008, dunia dikejutkan dengan adanya sebuah gempa gempa bumi dahsyat dengan kekuatan 7.8 skala richter yang mengguncang kawasan Cina barat. Gempa tersebut selain mengguncangan kawasan 92 km barat daya ibukota propinsi Sichuan, Chengdu, juga terasa sampai ke Hong Kong, Shanghai, Taiwan dan bahkan sejauh Hanoi, Vietnam, Bangkok dan Pakistan. Berdasarkan laporan USGS (United States Geological Survey), gempa tersebut menyebabkan 69.185 orang tewas, 374.171 luka-luka dan 18.467 hilang di area Chengdu-Lixian-Guangyuan. Selain itu, gempa tersebut juga menimbulkan efek negatif bagi 4.5 juta orang lainnya di 10 Propinsi di Cina. Ancaman pasca gempa Cina tidak hanya berasal dari aftershock atau gempa susulan yang merubuhkan bangunan yang sudah rapuh digoyang gempa utama (main shock). Ancaman wabah penyakit karena kesulitan akibat rusaknya infrastruktur juga muncul ancaman-ancaman bahaya alami lainnya. Sampai sekarang upaya rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan pemerintah China masih terus berlangsung dengan menelan biaya jutaan bahkan milyaran dollar.














